SAATNYA BERBURU BAKAT-BAKAT AKTING - [CLOSED]

Setelah lama menggodok cerita, INI SAATNYA!!! Kami mengundang bakat-bakat akting untuk mengisi peran-peran dalam film pendek berjudul DLICKERING LIGHT & menjadi keluarga besar 89 Project.

!!!CATAT!!!

1 - 2 Oktober 2010 @ Sekertariat PSM UNPAD - Dipatiukur Bandung | 09:30 - 16:00 WIB

3 Oktober 2010 @ Ngeumong cafe & library | Jatinangor | 09:30 - 16:00 WIB

jangan lupa ya kasih tau keluarga, ayah, ibu, kakak, adik, teman, tetangga, pacar... atau siapa saja.

Terima kasih atas dukungan & kunjungan Teman.

Salam Hangat - | 89 Project

HEMOPHILIA A to Z

(H)emophiliac adalah istilah yang dapat digunakan untuk menyebut orang penderita hemofilia.

(E)ngsel, adalah sendi pada lutut, pergelangan kaki, dan siku yang paling mudah rusak. Sendi engsel hanya mempunyai sedikit perlindungan tekanan dari samping. Karenanya, sering terjadi perdarahan di daerah-daerah tersebut.

(M)engabaikan memar dan luka pada penderita hemofilia bisa berakibat fatal. Semakin parah perdarahan, semakin banyak faktor pembeku yang diperlukan. Perdarahan tidak boleh dibiarkan karena pengobatannya akan menjadi berlarut-larut, lebih lama, dan lebih mahal.

(O)lahraga perlu dilakukan penderita hemofilia untuk menjaga otot dan sendi agar tetap kuat. Renang adalah olahraga dengan risiko sangat ringan yang banyak dianjurkan untuk para penderita hemofilia.

SELAMAT DATANG DI BLOG 89 PROJECT

Blog 89 Project akan mengajak kita masuk lebih dalam tidak hanya proses belakang layar film pendek berjudul "Flickering light" semata, namun akan lebih jauh mengetahui informasi tentang hemofilia, atau fakta-fakta menarik tentang dunia "darah".

Blog ini didedikasikan sepenuhnya untuk menunjang penyebarluasan informasi tentang 89 Project dan hemofilia.

Terima kasih atas dukungan & kunjungan Anda.

Salam Hangat - | 89 Project

SMITH STORY

"About seventy or eighty years ago, a woman by name of Smith, settled in the vicinity of Plymouth, New Hampshire, and transmitted the following idiosyncrasy to her descendants. It is one, she observed, to which her family is unfortunately subject, and had been the source not only of great solicitude, but frequently the cause of death. If the least scratch is made on the skin of some of them, as mortal a hemorrhagy will eventually ensue as if the largest wound is inflicted. (…) So assured are the members of this family of the terrible consequences of the least wound, that they will not suffer themselves to be bled on any consideration, having lost a relation by not being able to stop the discharge occasioned by this operation." -(Otto JC. The Medical Repository. 1803;Vol VI (No 1):1-4)-

ROYAL DISEASES

Hemofilia seringkali disebut dengan "The Royal Diseases" atau penyakit kerajaan. Ini di sebabkan Ratu Inggris, Ratu Victoria (1837 - 1901) adalah seorang pembawa sifat/carrier hemofilia. Anaknya yang ke delapan, Leopold adalah seorang hemofilia dan sering mengalami perdarahan. Keadaan ini di beritakan pada British Medical Journal pada tahun 1868. Leopold meninggal dunia akibat perdarahan otak pada saat ia berumur 31 tahun. Salah seorang anak perempuannya, Alice, ternyata adalah carrier hemofilia dan anak laki-laki dari Alice, Viscount Trematon, juga meninggal akibat perdarahan otak pada tahun 1928.

SUDAH MEMILIKI OST

"The journey" telah resmi jadi Original Soundtrack Flickering Lighy. Lagu ciptaan Hetza Fadilah atau lebih akrab di panggil Eca ini memang dipesan khusus. Bersama rekan duo dalam "The Foppish", Ari (Ari Toma) berhasil menterjemahkan FL dalam rasa yang berbeda, lirik dan melodi.

Lagu lain yang akan tak kalah oke adalah "Unreal Hope". Bertema kegalauan, Unreal Hope menjadi representasi perasaan Adhella yang paling dalam

Untuk mengunduh, silahkan Klik ikon di side bar

>THE FOPPISH FANS PAGE

Salam Hangat - | 89 Project



Minggu ini dipenuhi oleh berbagai keanehan. Adalah gw selalu mendapatkan diri gw basah kuyup kehujanan di atas motor sepulang dari Bandung (menuju Jatinangor). Gw mual ketika makan Sambal Ayam Goreng ABC, yg sebelumnya sangat gw suka. Dan yg paling aneh adalah, gw jadi rajin nyuci baju, (astaga! Adakah benar kiamat sebentar lagi?).


Belum selesai sampai di situ, gw kehilangan hasrat untuk ngebut, dan ga habis makan dua bungkus mie (?). (orang yg lama kenal gw sudah biasa liat gw makan dua bungkus mie sekaligus). Apa yang sebenarnya terjadi? Itu cuma pertanyaan formalitas, karna sebenarnya gw tau apa yg sedang terjadi.

Terjun Bebas
Dimulai dari sebulan belakangan gw memutuskan untuk mengganti playlist winamp dengan lagu2 sedih, romantis, mellow bercucuran air mata. Nama2 SUM41, Limpbizkit, The Cure, Metallica terbang ditendang Tere, BCL, Lifehouse, dan Beyonce.

Awalnya terasa sangat aneh, sangat tidak gw. Tapi gw rasa ini harus dilakukan. Ga cukup hanya dengan membayangkan Tama dan Adhella adalah pasangan yang romantis. Gw harus romantis. Ga cukup hanya memikirkan Adhella harus mampu meneteskan air mata kesedihan tingkat tinggi. Gw harus ada di dalam kesedihan itu.

Ga disangka Tere dkk menampakkan hasil. Gw mulai kehilangan antusiasme untuk ngebut. Dunia ini begitu damai, ternyata naik motor dengan santai itu menyenangkan, sempat melihat pemandangan, melihat orang2 yg jalan di tepian, melihat tulisan2, merasakan angin yg berhembus lembut, sangat damai.

Langkah selanjutnya gw pun mengganti genre film tontonan. Biasanya gw beli dvd senggol bacok (slasher), peluru terbang2, lompat pager dobrak kaca (action), dan mba2 nyisir rambut di atas pohon (horror). Owh God, i love horror.

Gw sangat anti dengan film drama, terutama drama percintaan. Film drama cinta itu sangat bullshit, you know, karna selalu berakhir dengan happy ending, dimana gw ga bisa mencapainya (curhat). Tapi sekarang ada perbedaan, gw nonton Eternal Sunshine, (500) Days of Summer, If Only, Wicker Park, dkk.

Terus, apa hubungannya dengan Sambal Ayam Goreng ABC, dua bungkus mie sekali makan, dan nyuci baju. Gw ga tau pasti, tapi yang jelas hal2 tersebut baru muncul sebulan terakhir. Mungkin semacam side effect, i don’t know.

Karena Sebenarnya
Gw merasa, ga mungkin bisa membawa feeling romantis kalau tontonan gw bacok2an mulu. Sedangkan Flickering Light adalah film romantis, yang juga harus membawa sedih mencekat di batang leher. Membawa perjuangan dan harapan, sekaligus sentuhan lembut menuju hati, di balik senyum sejuta makna Tama.

(hem...owkay, tantangan pertama adalah, bagaimana membuat Uzy “senyum sejuta makna”, dia orang na terlalu cool sih -_-‘), (bukan iri loh maksudnya..)

Gw merasa Flickering Light adalah film indie pertama bagi gw, yang sangat heboh dalam publikasi dan sounding. Ini menjadikan gw sangat amat was-was sekali untuk meramu setiap adegan dan perasaan. (yang berikut ini berlebihan).

Gw juga merasa, Flickering Light adalah film yang ditunggu-tunggu dunia. Sesuatu yang sudah menjadi sorotan sejak dalam kandungan. Bukan cuma kandungan, bahkan proses pembuatannya pun sangat diperhatikan banyak orang. (tolong jangan bayangin yg macem2, ini tentang film loh).

Ini yang membuat gw (lagi2) merasa, bahwa Flickering Light adalah anak kita (89 Project), yang memiliki paman di seluruh penjuru mata angin. Bibi juga, untuk yang perempuan. Bahkan Flickering Light sudah memiliki beberapa fans, belum juga lahir (astaga).

Ini adalah hati gw, yg sangat senang mendengar ratusan senyuman dan jutaan penantian. Dan ini adalah jantung gw, yang intensitas berdetaknya kini kurang terkoordinir dengan baik. Dan ke atas sedikit adalah otak gw, yang sedang dibolak-balik untuk mencari celah “apa yang kurang”, “bagaimana caranya”, dan “sudah maksimalkah ini”.


Penantang Hujan
Dulu semasa kecil (di Jakarta), gw senang sekali main hujan-hujanan, juga banjir-banjiran, pada saat banjir beneran. Gw senang membersihkan rumah setelah kebanjiran, dengan tumpahan air dan sabun yang melimpah, membuat lantai jadi licin banget, seru. Pokoknya, saat itu gw sangat bersahabat karib dengan air.

Kota Bandung dan Jatinangor (sebelah timur kota Bandung), tempat dimana gw pindah sementara untuk kuliah. Awalnya gw sangat senang dengan kota ini karena hawanya sangat sejuk, bahkan di musim kemarau terpanas sekalipun. Itu sebelum gw mengenal musim hujan di kota Bandung.

Hal yang sangat mengejutkan adalah, air di tempat ini sangat dingin sekali. Begitu juga dengan gerimis yang terjadi. Perlahan tapi pasti, gw mulai menyadari kebencian gw terhadap “dingin”, “kedinginan”, dan segalanya perihal dingin.

Di saat itu gw sama sekali kehilangan logika yg menghubungkan “gerimis” dengan “romantis”. Ga make sense beromantis ria di saat es2 cair berjatuhan tipis2, disertai angin refigerator (entah punya siapa) yang nusuk pori2.

For God sake, dimana kita bisa menempatkan frasa “romantis” di tengah penderitaan semacam itu? Dan kabar “baiknya” adalah, atas andil global warming yang menyebabkan perubahan iklim, saat ini hujan turun hampir sepanjang tahun di Bandung.

Thanks God, you know very well which thing i hate the most. Dan hal tersebut juga berhasil menggoyahkan keyakinan gw bahwa neraka itu hanya api.

Gw mulai beli banyak jaket, biasanya merah, merampok banyak selimut, dari rumah, dan mengoleksi jas hujan, (sekarang udah rusak semua). Itu sampai dua tahun yang lalu. Atau dengan kata lain, sejak dua tahun yang lalu, gw mulai berhenti mengganti jas hujan yg rusak.

Berhenti mengganti ponco yg robek. Berhenti tidur diselipan selimut2 tebal (jika ga diperlukan). Dan berhenti menghindari gerimis dan hujan. Gw sangat ga suka dengan gerimis. Tapi gw lebih ga suka saat gerimis mulai menertawakan gw.

Gw adalah pria yang sangat membenci gerimis, tapi ga akan begitu saja kalah. Gw adalah pria yang sangat membenci dingin, tapi adalah pria yang sama, yang akan menantang ribuan hujan yang tersisa...


(mungkin ga ada org lain yg menanggapi konflik dengan gerimis seserius gw, but its a free country right?!)
^_^v
_bickygapenting_

Gathering Hemofilia Bandung yang diselenggarakan "Yayasan peduli hemofilia" Bandung 17 Oktober 2010 lalu cukup mengagetkan saya, pasalnya ada tipe hemofilia yang kali itu pertama saya dengar. "Hemofilia tipe C", yaps itulah yang terlontar saat penjelasan hemofilia oleh Mas Chandra dari YPH.

Memang ini tipe baru yang informasinya-pun belum banyak. Tapi yang jelas, hemofilia ini terjadi kekurangan faktor pembeku darah ke XI (Sebelas). Termasuk literatur luar negeri juga belum banyak menyinggung tentang tipe C selain sebatas penyebabnya, semisal World Federation of Hemophilia.

HMHI Pusat (RSCM- Jakarta) membenarkan adanya Hemofilia tipe C melalui komunikasi Email beberapa waktu lalu. "Kalau Hemofilia C sebenarnya masih jadi perdebatan buat di Indonesia lantaran belum ada pemeriksaan lab yang bisa memastikan kalau dia kekurangan faktor XI di sini" tukas Antonius Ari Sudana (Pengurus HMHI Jakarta).

Ya mari kita tunggu saja kabar selanjutnya tentang si hemofilia tipe terbaru... "C"

hai hai haai semua para pecinta 89 project!
kenalkan..
saya Lisma Hardiyanti,,sang Location Manager!
sbelum nyeritain tentang betapa hectic n gila nya nyari lokasi (lebay),
mending nyerita tentang knapa saya bisa join d 89 dulu kali yaaa..
*pengeneksismodeon. :p

jadi bgini teman temiin,,
sebenarnya saya bukanlah seorang anak pelem apalagi disebut sineas muda (oowww,,jauh bgt!)..
saya hanya suka menonton dan menikmati nya saja, dan gak pernah kpikiran jg bwt bikin pelem..
(yaahh,,scara yah kuliah nya aja d farmasi,,nyambung bgt kan ama pelem? :p )
pernah sih sebenernya bikin 1x,,tapi saya nya jg nampang hungkul d produksi itu mah (brasa talent)..hahahahhaaa..

tapi pada suatu hari, tibalah sms yg sangat mengagetkan sampe bikin jantung mw copot..yaituuu (jeng jeng jeeeng) #lagilagilebay,,
saya d tawarin jd Location n Property Manager!!!!
(dan stelah d konfirm sama Robby Prasetyo sang Produser, ternyata bukan property, tapi lebih tepat nya logistic yaaa..tolongg..)
sms ini dilayangkan oleh seorang (atw lebih? hehehee..) Unit Production Manager kitaa,, yaitu Laila Ramdhini..
otomatis dongg c saya teh kaget gilaaa..
"ada apaan nih c lela ngirim sms bginian? lg kesambet atw gmn nih anak?"
dan sesingkat-singkatnya cerita, c saya pun meng-acc (ciyehh,,brasa asdos! :D) ajakan tsb..

yah,ahirnya saya bener bener masuk k dalam 'jurang' 89..
tapi ini bukan sekedar jurang,,
saya suka (malah udah jatuh cinta) sama jurang ini..
(yaahh,,walopun harus memikul tugas yg amat sangat berat..hehee)

nah,bgitulah awal perkenalan saya ama 89..
jadi mari kita berlanjut k jobdesc sayaa..

seperti yg tadi udah dsebutin, klo saya tuh jd Location Manager..
jadi yaa jobdesc nya nyari lokasi laaahh..
tapi tentu nya yg sesuai sama script,,
(masa iya dsuruh nyari taman, malah ntar saya nyari supermarket..heeee..)
dan ternyata nyari lokasi tuh susah susah susah susah gampang (inti nya mah heseeee! :p)..
dahsyatlah pokoknya.. :D

contoh nya:
saya dsuruh nyari rumah adhel dengan beberapa kriteria yg tidak mungkin disebutkan tapi akan tersebutkan seiring dgn ada nya tulisan ini (eehehehee),,
dan sekitar 2 minggu yg lalu, 'jalan jalan' lah saya (saat itu dtemani seorang additional crew bwt lokasi bernama Alam Jenuin-->special big thanks 4 him..) ke sebuah perumahan di kawasan dago atas yg emang bpotensi bwt dapet rumah dgn kriteria 'ituu'..
dan ternyataaaa beneran nemuu!
sampe berkali kali liat itu rumah dan berkali kali ga percaya klo itu rumah! :))
ahirnya,,kita lewat berkali kali (lagi) d depan rumah itu..
niat baik nya sih pengen motoin dulu (ga salah kan motoin rumah tanpa ijin pemilik? :p),,
saya pun ngeluarin kamera siap2 membidik,,
eh ternyataaaaaaa..
d depan rumah itu ada 2 orang satpam (atw ajudan,,karna emang bajunya udah kyk paswanpres) yg mondar mandir kayak setrikaan..
ampun,,itu lebih serem daripada ada plang 'awas anjing galak!' ..
ahirnya kita berdua pun langsung ngibriit takut dikira maling! :))
dan pergi dari perumahan itu tanpa hasil..hhuuhuhu..(nangis bombay)..

walopun banyak ditolak sana sini,
tapi kita harus trus berjuang hari itu..
walau hujan dan badai menghadang! (untungnya hari itu cerah2 aja.. :D)
sampe tibalah pada survey lokasi terakhir (soalnya udah maghrib),,
yaitu d sebuah kafe d kawasan braga..
kita langsung suka sama kafe itu,,
soalnya emang unik bgt!
jadi d dalem kafe nya itu ada butik nya jg (2 lokasi bs lgsg dapet kan tuh! *ngarep!)..
dan berkenalan lah saya sama sang pemilik..
tadinya udah takut dtolak jg (bdasarkan pengalaman nyari lokasi sebelumnya)..
tapi tak disangka tak dinyana,,
sang pemilik amat sangatlah welcome skaleeeeee..
seneng bgt deh hari itu bisa ketemu sama org yg baik hati tidak sombong dan rajin menabung kayak gt..heehee..
selain emang welcome skali,
yg ngangetin (lagi), ternyata doi punya sodara pengidap hemofilia..
wahhhh,,what a surprise?!
ahirnya kita ngobrol sangat panjang dan sangat lebar (jd brpkah luas persegi panjang tsb? :p),,
dari ttg proyek 89 sampe ttg kesan kesan kuliah d unpad (emang doi alumni unpad angkatan jebot..hehe..)
dan saya harap sih lokasi ini beneran ntar bakalan dipake..
jarang2 dapet pemilik kafe yg kyk gt..hehee..

ahirnya selesai lah pencarian lokasi yg amat sangat melelahkan hari ituu,,
ditutup dengan perasaan senang dan juga damai (naon sih?)..
dan bsok (eh hari ini deng) @ ngeumong cafe jatinangor jam5 sore saya akan memfloorkan hasil recce..
deg degan booo! (brasa mw sidang..)
smoga smw tidak kecewa dengan kinerja saya..
dan maafkan klo sangat molor dari deadline.. :(
sekian tulisan ga penting dan amat sangat lebay ini..
wassalam!

#salampenuhcintabwt89darilisma. :*

89P kedatangan anggota keluarga baru..!
Dalam acara kumpul 89P di KFC Dago tanggal 20-10-2010 lalu, hadir beberapa orang pemeran tokoh dalam Flickering Light yang telah lulus casting (Selamat!).
Siapa saja mereka? Ini dia:

Uji, pemeran Tama
Tia, pemeran Adhella
Rachim, pemeran Iyan

Pemeran Chyntia tidak hadir, dan 3 pemeran lain (ayah Adhella, Ibu Adhella, dan Reza) belum ditemukan. Heuheu.
Itu orang-orang yang di depan layar. Untuk yang di belakang layar, ada anggota baru juga loh, yaitu Ari yang bertugas membuat soundtrack film Flickering Light.
Ari *ehem* melirik Tia. Ahahaha.. Piss ah ^_^v
Kru lain yang hadir saat itu adalah... Mari mengabsen.
Bicky (Scriptwriter & Sutradara) dan Kiky (Astrada 1)
Robby (Produser) dan Lisma (Manajer Lokasi)
Yuki (Art Director sekaligus...
... "asisten pribadi" a.k.a pacarnya Rachim :p)

Oya, ada juga Ochi, "supporter" Bicky. Ahahahaha... Just kidding...
Ochi

Malam itu, Bicky membagikan skenario kepada para pemain dan menjelaskan beberapa scene. Ari juga dikasih, dan diberi penjelasan tentang scene-scene mana saja yang perlu sentuhan ilustrasi musik.

Setelah kumpul dengan para pemain selesai, acara dilanjutkan dengan rapat internal kru yang membahas tentang persiapan departemen Art, tentang cara mencari 3 pemeran lain yang belum ketemu, tentang pencarian lokasi syuting, dan lain-lain.

Pertemuan 89P berikutnya akan diadakan hari Jumat, 22-10-2010 di Jatinangor, dengan agenda utama mendengarkan presentasi Lisma tentang tempat-tempat yang ia temukan, yang berpotensi dijadikan lokasi syuting.

Beberapa hari setelah itu, 89P akan memulai proses reading.
Reading adalah membaca *ya iyyaaaalaah*. Hehe.
Maksudnya, reading adalah saat-saat dimana para pemain membaca skenario, memahami tiap scene nya, menghayati karakternya, dan mempelajari dialognya.

Wheeeww.. Semakin mendekati hari syuting, proses produksi akan semakin menarik.
So, keep following ya, guys..! :)




Foto dan tulisan oleh Sintamilia
(Department of Behind The Scene)


Casting Preparation
Laila's on screen
Departemen Penyutradaraan: Bicky, Kiky, dan Steva
Bicky pusing (?) :D
Siap di-casting
Must be cameragenic

In Action

So messy, so sleepy


Yang motret: Robby dkk
Yang ngedit foto : Steva


Signboard

Casting Room hari kedua-> Sekre BEM FE Unpad

Pamphlet

Characters' Background

"Pokoknya gue harus jadi pemain utama. Kalau enggak, gue tusuk nih!"- Production Manager-

Produser ber-helm

Inside the casting room


Sutradara sedang serius


Hari pertama casting (Jum'at, 1 Okt '10) berlokasi di sekretariat PSM
Hari kedua (Sabtu, 2 Okt '10) bertempat di sekre BEM FE Unpad
(Thanks to PSM & BEM FE Unpad)

Yang motret: Robby dkk
Yang ngedit foto: Steva

Rest, Ice, Compress, Elevation (RICE) adalah pertolongan pertama jika terjadi perdarahan.
Rest: istirahatkan tubuh yang terluka. Ice: kompres bagian yang perdarahan dengan es. Compress: tekan dan ikat hingga bagian tersebut tidak dapat bergerak. Elevation: posisikan bagian tubuh yang perdarahan lebih tinggi dari dada, letakkan di atas benda lembut seperti bantal.


Setiap penderita hemofilia harus mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat tubuh agar tidak berlebih (berat badan yang berlebih dapat mengakibatkan perdarahan sendi di bagian kaki), berolahraga, menjaga kesehatan gigi dan gusi, melakukan imunisasi, menghindari obat-obatan tertentu (Aspirin, misalnya), serta memberi informasi tentang hemofilia pada lingkungan sekitar (sekolah, rumah sakit, serta lingkungan rumah).

Terapi-terapi yang biasa dilakukan untuk penderita hemofilia antara lain terapi on-demand, yang dilakukan pada insiden perdarahan akut. Terapi ini untuk mencegah kehilangan darah sesegera mungkin. Terapi lainnya adalah profilaksis, yaitu pemberian faktor pembeku secara teratur untuk mencegah perdarahan spontan dan mengurangi atau menghindari kerusakan sendi

Untuk mendapatkan perawatan dan kualitas hidup yang baik bagi penderita hemofilia, diperlukan biaya yang besar, khususnya di Indonesia. Sebagai contoh, satu ampul faktor pembeku harganya sekitar 1,3 juta rupiah. Padahal, penderita hemofilia memerlukan faktor pembeku tersebut secara terus menerus seumur hidupnya. 

Vaksin hepatitis A dan B dianjurkan untuk semua orang yang menerima produk darah, termasuk penderita hemofilia. Sayangnya, tidak ada vaksin untuk hepatitis C. Penderita hemofilia juga berisiko tertular HIV melalui transfusi darah. Namun, kini telah ada faktor VIII rekombinan yang dapat digunakan untuk penderita hemofilia tanpa risiko tertular virus.

World Federation of Hemophilia merupakan organisasi hemofilia tingkat internasional yang bertujuan meningkatkan kehidupan penderita hemofilia. Organisasi hemofilia tingkat nasional bisa ditemukan di beberapa negara di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, ada Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI) yang berpusat di RSCM Jakarta.

X dan Y, adalah 2 jenis kromosom pada manusia. Perempuan memiliki 2 kromosom X, sementara laki-laki memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y. Gen hemofilia terdapat pada kromosom X.
Laki-laki penderita hemofilia mendapatkan gen hemofilia dari ibunya yang carrier. Laki-laki penderita hemofilia tidak akan mewariskan gen tersebut pada anak laki-lakinya, melainkan menurunkannya pada anak perempuan sehingga anak perempuan tersebut carrier.

Yang juga penting diketahui, pemberian suntikan pada penderita hemofilia tidak boleh dilakukan ke dalam otot. Hal ini harus diingat dan diperhatikan oleh penderita hemofilia, karena tidak semua petugas medis mengetahuinya.


Zat pembeku darah yang diberikan secara teratur pada penderita hemofilia memungkinkan mereka dapat hidup normal, berkualitas, dan produktif. Penderita hemofilia juga memiliki tingkat harapan hidup cukup tinggi seperti layaknya orang sehat yang lain, selama mereka mendapatkan treatment yang baik.

Sumber gambar: detiknews.com


89P HIGHLIGHT


ShoutMix chat widget

FOLLOW US

89 PROJECT CREWs


PRODUCER

Robby Prasetyo

PRODUCTION MANAGER
Laila Ramdhini

SCRIPTWRITER SUPERVISOR
Lulu Fahrullah

SCRIPTWRITER & DIRECTOR
Bicky Perdana Putra

1st. ASSISTANCE DIRECTOR
Kiky Amalia Indria Furqon

2nd. ASSISTANCE DIRECTOR
Stevania Randalia Sembiring

DIRECTOR of PHOTOGRAPHY
Fadhli Ahmad

CAMERA DEPT. CREW
Muhammad Andhika Rahayu

CAMERA DEPT. CREW
Lutfi Muhammad

ART DIRECTOR

Yuki A. Nagarani

SET & PROPS
Reza Marza

MAKEUP & WARDROBE
Putu Ayu Andhira Santika

LOCATION & LOGISTIC MANAGER
Lisma Hardiyanti

SOUND RECORDIST
Rizky Indra Purnama

BOOMER
Immanuel Variant R.

EDITOR
Robby Prasetyo

DIRECTOR of BEHIND THE SCENE
Sintamilia Rachmawati

BEHIND THE SCENE CREW
Alvi Rahmawati

ADDITIONAL CREWs
Puput
Kasih Kisah
Ardhito Kristiono

Alam Jenuin D.
Iman Purnama

KOLOM PENDAPAT

!!! COMING UP NEXT !!!

!!! COMING UP NEXT !!!
Flickering Light casting | 1 - 3 Oktober 2010

ADMIN & KONTRIBUTOR BLOG 89 PROJECT