Jadi..
sudah pada tahu kan, film apa yang akan diproduksi 89 Project?
ya, judulnya Flickering Light, tentang cinta seorang penderita hemofilia.
Saya mau bercerita.
*siapkan kopi dan cemilan ya :D*
Dulu.. saat kru 89P masih berempat (saya, Lulu, Robby, dan Bicky),
saat Lulu masih menjabat sebagai Scriptwriter (sekarang sudah diganti Bicky), sempat ada 3 ide yang Lulu keluarkan untuk diproduksi. Semuanya menarik. Tapi akhirnya kisah tentang 'cinta seorang penderita hemofilia'-lah yang kemudian di-acc dan ditindaklanjuti.
Waktu itu, Lulu merasa masih perlu riset lebih dalam untuk mengetahui, bagaimana sih kalau seorang hemophiliac 'berurusan' dengan cinta? bagaimana rasanya? bagaimana prosesnya (kalau sampai bisa menikah), bagaimanakah perjuangannya?
Akhirnya Robby pun menetapkan tanggal riset dan membuat janji dengan Mas Chandra, Ketua Yayasan Peduli Hemofilia. Rencananya, saya akan ikut dengan Lulu (BTS mode on :D).
Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih *apa seh*
Beberapa hari menjelang wawancara, Lulu jatuh sakit.
Begitu juga dengan Robby (kompak banget -___-)
Robby pun akhirnya meminta tolong pada saya untuk mewakili Lulu wawancara sendiri. Whaaaaaaattt...??
Aduh.. saya kan pemalu.. :")
Andai ada Bicky, pasti enak.
Ada yang nganterin.
Tapi saat itu Bicky lagi di Jakarta.
Oh God, saya punya 3 "pacar" dan tidak ada satu pun dari mereka yang bisa menemani saya..
*nangis guling-guling lebay*
*ditimpuk mereka bertiga*
Tapi karena saya wanita (sok) kuat, maka saya memberanikan diri menemui Mas Chandra seorang diri.
Dag dig dug duer! Hehehe..
Ternyata Mas Chandra orangnya baik dan welcome.
Dia gak keberatan saat saya mengorek-ngorek kisah cintanya (tsaaah!)
Jadi ceritanya begini sodara-sodara..
Awal tahun 2005, sebuah koran terkemuka dari Jawa Barat memuat profil tentang Yayasan Peduli Hemofilia.
Seorang gadis SMA membacanya, dan tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang Hemofilia.
Sang gadis lalu menghubungi dan menemui Mas Chandra.
Dari sana mereka berkenalan dan mengobrol.
Singkat cerita *jiaaaahh disingkat!*,
Setelah beberapa kali pertemuan, Mas Chandra merasa yakin "inilah jodoh saya".
Meskipun sempat khawatir ditolak karena keadaannya yang hemofilia dan berkursi roda (pernah mengalami perdarahan di lutut),
ia memberanikan diri 'nembak' dan diterima *Horeeee!*
Hubungan mereka tidak selalu mulus, tentu.
Ada saat-saat dimana sang gadis 'menghilang' untuk meyakinkan diri bahwa pilihannya tepat.
Keluarga sang gadis juga memiliki banyak pertimbangan.
Namun sang gadis berusaha meyakinkan keluarganya.
Pada akhirnya, keluarganya pun merestui pilihan sang anak, demi kebahagiaannya
*oh so sweet*
Bulan September 2006, Mas Chandra melamar, dan diterima *Alhamdulillah..*
Mereka menikah tanggal 14 Januari 2007.
Sekarang mereka sudah punya satu anak perempuan :)
Kalau mau tahu cerita dari Mas Chandra nya langsung, ke situs hemofilia nya aja.
Jadi, bagaimana?
Menarik, bukan?
Bahwa menjadi seorang penderita hemofilia juga mencinta,
berhak dicintai,
bisa menikah dan memiliki keturunan,
bisa hidup berkeluarga dengan bahagia,
sakinah, mawadah, warohmah.
Amin :)
Sumber gambar : Don't touch my moleskine
Awalnya...
saya membaca blog Robby tentang pengalamannya ke Jakarta sendirian. Tulisannya menarik dengan ending yang kocak. Dari situ, saya baru tahu kalau ia sedang melakukan riset di Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia RSCM Jakarta.
Hmm.. seingat saya, selama ini dia belum pernah riset untuk film-filmnya. Jadi kalau dia sampai jauh-jauh ke Jakarta, sendirian, untuk riset, berarti produksi kali ini akan beda dan spesial.
Ikut Riset
Suatu hari di akhir Maret, saya yang sedang jenuh di Bandung berencana ke Jatinangor. Dengan niat silaturahmi *tsaaah.. gaya..* saya membuat janji untuk bertamu ke Bicky dan Robby.
Ketika meng-sms Robby,
Saya : By, besok aku ke rumah ya
Robby : Boleh. Ngapain?
Saya : Refreshing
Robby: Kalau mau refreshing sih, ke Jakarta aja.
Saya : Kapan?
Robby : Ya besoklah.
Jreng jreng. Ternyata dia punya rencana ke Jakarta untuk riset. Dipikir-pikir, meski mendadak, boleh juga idenya. Maka saya pun membatalkan janji ke kosan Bicky. Dan dengan alasan jenuh-stres-pengenrefreshing-inginmeninggalkanBandung, saya pun ikut Robby ke Jakarta.
Keesokan paginya, saya tiba duluan di stasiun Bandung. Robby terlambat, dan Parahyangan pun berlalu. Sebagai tanda maaf, tiket Argo Gede saya dibayari olehnya. Agak berlebihan, menurut saya. Tapi jujur saja, saya sulit menolak rezeki :p
RSCM Jakarta
HMHI menempati sebuah ruangan kecil di RSCM. Di sana, Robby banyak bertanya pada teman-teman (penderita) Hemofilia yang kebetulan ada disana. Termasuk, berbicara pada para ibu yang anaknya menderita Hemofilia.
Saya sempat menegur Robby yang tidak menunjukkan tanda-tanda akan mencatat hasil wawancara. Eh, malah saya yang diminta mencatatkan. Yah.. karena menurut saya informasinya menarik, sayang kalau tidak didokumentasikan. Maka saya pun mencatat.
Tak berapa lama, Robby mengeluarkan handycamnya. Dari tadi kek! :p
Hasil riset
Hari itu, kami menggali pengalaman-pengalaman hidup teman-teman Hemofilia. Beberapa ceritanya lucu dan unik. Meskipun tentu saja ada juga yang membuat sedih.
Pengalaman para ibu juga tak kalah mengharukan.
Bagaimana pertama kali mereka mengetahui anaknya menderita Hemofilia, bagaimana mereka berusaha melindungi se-protektif mungkin, bagaimana was-wasnya mereka setiap anak-anaknya bermain dan beraktivitas, dan lain sebagainya.
Saya pun baru tahu, ternyata teman-teman Hemofilia bisa hidup normal dan produktif, asalkan treatment-nya baik.
Sekitar pukul lima sore, kami meninggalkan RSCM. Saya yang masih belum ingin pulang ke Bandung, memutuskan untuk menginap di rumah seorang teman di Jakarta Pusat. Robby pun pulang sendiri. Ketinggalan Parahyangan lagi, naik Argo Gede lagi
Tekor ni ye.. :D
A few days later..
Robby meminta hasil catatanku. Sedikit malas sebenarnya, karena harus diketik dengan rapi & mengirimnya via message fb. Tapi mengingat tiket Argo Gede gratis waktu itu..
Hehe..
Dan sekarang tiap rapat pasti deh saya yang disuruh jadi notulen..
Huft.. -_-‘
REFERENSI
- There For You
- Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI)
- Yayasan Peduli Hemofilia
- Haemophilia Foundation of New Zealand (Facebook)
- Hemophilia Foundation of Northern California (Facebook)
- Hemophilia Foundation of Illinois (Facebook)
- Hemophilia Foundation of Greater Florida (Facebook)
- Oklahoma Hemophilia Foundation (Facebook)
- The Hemophilia Foundation of Southern California (Facebook)
- Hemophilia of Georgia
- Great Lakes Hemophilia Foundation (Facebook)
- National Hemophilia Foundation (Facebook)
- Hemophilia Federation of America (Facebook)
- NVHP (Facebook)
- National Hemophilia Foundation
- World Federation of Hemophilia Argentina
- Hemophilia World Congres 2010
- World Federation of Hemophilia USA
- World Federation of Hemophilia / Federación Mundial de Hemofilia (Facebook)
- Yayasan Dilts
- Yayasan Dilts (Facebook)
- FSG Medan (Facebook)
- Société canadienne de l'hémophilie (Facebook)
- Canadian Hemophilia Society / Société canadienne de l'hémophilie (Facebook)

